Jika Anda Gagal, Apa Jawaban Tuhan...?


Sebagaimana yang biasanya kita ketahui, tidak seorangpun menginginkan hidup jauh dari kata sukses. Dan semua menginginkan sukses, padahal kita semua tahu bahwa tidaklah mudah untuk mencapai sukses dan untuk meraihnya kita memerlukan pengorbanan.

Pengorbanan yang berupa materi , tenaga, pikiran dan tentunya yang paling utama dari semua itu adalah modal yang sama yaitu kesehatan. Anda harus berpikir bahwa tidak semua bisa diraih dengan berpangku tangan belaka, kenapa karena itu sudah alur dalam mencapai sesuatau.

Seorang seniman tidak bisa dikatakan seniman kalau dia tidak mmengikuti alur seniman, dan seorang insinyur tidak bisa dikatan seorang insinyur jika dia tidak mengikuti alur untuk menjadi seorang insinyur. bingung.....?

Untuk bisa meraih sesuatu yang kita inginkan kuncinya sebenarnya hanya dua fokus dan konsisten dan bila ke-2 itu di persatukan menjadi sebuah kata "disiplin". Disiplin untuk mencapai apa yang anda inginkan, cukup hanya itu (buat anak kok coba-coba he he he).

Contoh : anda ingin mempunyai rumah seharga 1 milyar tapi anda hanya menghitung waktu, memperkirakan, berhenti ditengah jalan, mencari kambing hitam atas kegagalan anda. Itu semua tidak ada gunanya, kenapa...? karena anda tidak bisa mempunyai rumah seharga 1 milyar.

Dan bila anda kaitkan dengan disiplin yang anda lakukan untuk mencapai tujuan anda, ya benar anda telah  disiplin yaitu fokus pada kegagalan dan konsisten dalam mencari kambing hitam atas kegagalan anda. So anda yang dapat mencerna semua kegagalan anda.

Oke perhatikan anak kecil ketika bermain layang-layang, apakah anak tersebut bisa dikatan bermain layang-layang. Jika dia hanya terpaku menatap layang-layang temannya yang bisa terbang sedangkan dia hanya memegang layangannya saja. Oh tentu tidak dia hanya sebagai penonton saja.

Coba anda keluar dari pola pikir yang rasional untuk melawan pikiran "bahwa saya gagal dan saya tidak mau terus menanggung rugi", anologikan dengan seorang sarjana yang percaya bahwa setelah lulus dengan jurusan yang menjanjikan dan nilai yang memuaskan. Sarjana tersebut percaya bahwa setelah dia lulus akan mendapatkan penghasilan yang di inginkan.

Oke saya rasa anda mulai paham atau tambah bingung..? Jika anda bisa menganologikan untuk mencapai tahap sarjana yang unggul dia harus melalui dari dasar-menengah-kuliah coba berapa waktu yang telah dihabiskan.

Cerita diatas menggambarkan bahwa segala sesuatunya memang mutlak kehendak sang Pencipta, tapi kita tidak akan bisa dan boleh protes pada Tuhan. Kenapa...?, karena Tuhan itu maha adil dan tidak bisa disalahkan, sehigga kita harus intropeksi diri terhadapa semua hasil yang sudah kita lakukan, dan jika anda tidak menemukan kesalahan anda tanyalah teman atau musuh anda. Dan anda akan tahu solusi dan cara terbaik menghadapi tantangan yang lebih menantang dalam setiap langkah anda.

Pahami dulu cerita diatas baru memulai langkah, karen yang menulis juga belum tentu mampu memecahkan setiap masalah yang dihadapi. Tapi saya percaya Tuhan itu maha adil, dan untuk itu kita harus tetap belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik dari hari kemarin.(lebay sedikit he he he.)

1 Response to "Jika Anda Gagal, Apa Jawaban Tuhan...?"