Orang Miskin Tak Bisa Gunakan Facebook Dengan Benar ?

http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/06/27/211815/540x270/orang-miskin-tak-bisa-gunakan-facebook-dengan-benar.jpg

Jejaring sosial mungkin bisa digunakan untuk menentukan status seseorang. Seperti yang dijelaskan dalam sebuah penelitian, diketahui bahwa anak orang kaya lebih sering berinteraksi di jejaring sosial seperti Facebook ketimbang mereka yang berasal dari keluarga dengan status ekonomi lemah.

Seperti yang dilansir oleh Huffington Post, penelitian ini dilakukan oleh Libraries Associate Professor dari Purdue University, Reynol Junco.

Memeriksa lebih dari 2,3 ribu mahasiswa dengan usia rata-rata 22 tahun, dirinya mencoba mengetahui bagaimana gender, etnis, dan status sosial-ekonomi dapat mempengaruhi seseorang dalam berinteraksi di social media.

Para partisipan pun ditanyai mengenai berapa lama mereka meluangkan waktu di Facebook. Selain itu, juga ditanyai apa yang mereka lakukan jika sedang online di Facebook.

Hasilnya, memang baik mereka yang anak orang kaya atau miskin sama-sama mengakses Facebook dengan jangka waktu yang sama setiap harinya, sekitar 101 menit. Namun, apa yang dilakukan si miskin dan si kaya di Facebook ternyata jauh berbeda.

Mereka yang miskin tercatat tak terlibat dalam 7 dari 14 aktivitas sosial di jejaring sosial paling besar sedunia ini. Beberapa kegiatan tersebut adalah tagging foto, berkirim pesan pribadi, chatting, dan menghadiri undangan.



Dari sini, bisa disimpulkan sebenarnya anak dari keluarga dengan status sosial ekonomi rendah tak menggunakan Facebook untuk keperluan interaksi. Padahal, jejaring sosial sejatinya dibuat untuk memfasilitasi siapa saja melakukan hal itu.

"Dari contoh di atas, siswa yang berasal dari status sosial ekonomi rendah sangat kurang dalam menggunakan Facebook untuk komunikasi dan berhubungan. Padahal, Facebook adalah salah satu alat komunikasi penting bagi para siswa," tulis Junco dalam laporannya.

Sebelumnya, Pew Research Center juga pernah melakukan penelitian yang mencoba mengungkap penggunaan Facebook bagi orang dewasa dengan mempertimbangkan status sosial dan ekonomi mereka.

Hasilnya, pengguna dengan penghasilan tinggi lebih suka menggunakan jejaring sosial. Dari kedua penelitian di atas, muncul sebuah pertanyaan: Apakah orang miskin tak bisa gunakan Facebook dengan semestinya?

Referensi

1 Response to "Orang Miskin Tak Bisa Gunakan Facebook Dengan Benar ?"

  1. Nice and very helpful information i have got from your post. Even your whole blog is full of interesting information which is the great sign of a great blogger.

    Toshiba - Portégé Ultrabook 13.3" Laptop - 4GB Memory - 128GB SSD - Silver

    Toshiba - 15.6" Satellite Laptop - 8GB Memory - 750GB Hard Drive - Champagne Silver

    ReplyDelete