Puisi | Sepenggal Syair Untuk Stive Jobs



Jurang bertepi dihadapan mata menatap masa depan, terpaku sunyi ketika hari ini menyimak kata-kata stive jobs bahwa jangan merasa puas dan selalu merasa bodoh. dalam pidatonya di Universitas Stanford, ketika beliau dihadapkan pada peristiwa 30 tahun lalu yang harus menelan pahit keputusanya untuk droup out.

Dalam acara pelepasan wisuda diuniversitas ternama itu beliau sungguh merendah hati, dalam kisah hidupnya yang sepektakuler yang disampaikannya dalam acara wisuda tersebut. tersirat sebuah pesan yang sangat bermanfaat untuk direnungkan.

Beliau berpesan bahwa jangan puas dengan pencapaian saat ini dan selalu merasa bodoh. Padahal kita tahu bahwa beliau adalah sosok jenius yang mampu mengubah kehidupan dunia di abad 21 ini dengan hasil karyanya terutama dibidang IT.




 Sepenggal Syair Untuk Stive Jobs

Bahteramu telah melintang luas
Dalam samudra perjuanganmu
Diterjang ombak kehidupan
Badai cacian orang
Kau tidak ikut terbawa arus gelombang
Ditengah tsunami yang banyak menggulung sarjana
Yang hanya sekedar mampir mencari ijazah
Kau berikan inpirasi bagi kami
Jiwa yang mendambakan
Ketulusan perjuangan



By :Bagus J.

1 Response to "Puisi | Sepenggal Syair Untuk Stive Jobs"

  1. I really like your writing style. Such a nice Post, Can’t wait for the next one.

    Visit this web site for more info

    ReplyDelete